| sintren |
Secara
bahasa (etimologi) Sintren merupakan gabungan dua suku kata “Si” dan “tren”. Si
dalam bahasa Jawa berarti “ia” atau “dia” dan “tren” berarti “tri” atau
panggilan dari kata “putri” (Sugiarto, 1989:15), sehingga Sintren adalah ” Si
putri” yang menjadi pemeran utama dalam kesenian tradisional Sintren. Sintren
adalah kesenian tari tradisional masyarakat Jawa, khususnya di Cirebon dan
Indramayu. Kesenian Sintren dikenal juga dengan nama lais.