Selasa, 20 Desember 2016

ANALISA TARI SINTREN DALAM PERSEKTIF ANTROPOLOGI PENDIDIKAN


sintren
 Secara bahasa (etimologi) Sintren merupakan gabungan dua suku kata “Si” dan “tren”. Si dalam bahasa Jawa berarti “ia” atau “dia” dan “tren” berarti “tri” atau panggilan dari kata “putri” (Sugiarto, 1989:15), sehingga Sintren adalah ” Si putri” yang menjadi pemeran utama dalam kesenian tradisional Sintren. Sintren adalah kesenian tari tradisional masyarakat Jawa, khususnya di Cirebon dan Indramayu. Kesenian Sintren dikenal juga dengan nama lais.